Kamis, 05 Maret 2015

Komponen Multimedia



  • Menurut James A. Senn, multimedia terbagi dalam beberapa element-element multimedia, seperti yang rerlihat dalam gambar dibawah ini :

 
  • Teks
      • Bentuk data multimedia yang paling mudah disimpan dan dikendalikan adalah teks. Teks dapat membentuk kata, surat atau narasi dalam multimedia yang menyajikan bahasa. Kebutuhan teks bergantung kepada penggunaan aplikasi multimedia.
  • Image (grafik)
      • Alasan untuk menggunakan gambar dalam presentasi atau publikasi multimedia adalah karena lebih menarik perhatian dan dapat mengurangi kebosanan dibandingkan dengan teks. Gambar dapat meringkas menyajikan data yang kompleks dengan cara yang baru dan lebih berguna. Gambar juga dapat berfungsi sebagai ikon, yang bila dipadukan dengan teks, merupakan opsi yang bisa dipilih.

  • Bunyi (audio)
      • PC multimedia tanpa bunyi hanya disebut unimedia, bukan multimedia. Bunyi dapat ditambahkan dalam multimedia melalui suara, musik dan efek-efek suara. Seperti halnya grafis, dapat membeli ataupun menciptakan sendiri.

  • Video
      • Video menyediakan sumberdaya yang kaya dan hidup bagi aplikasi multimedia.

  • Animasi
      • Dalam multimedia, animasi merupakan penggunaan komputer untuk menciptakan gerak pada layer.
  • Virtual Reality
      • Virtual reality merupakan penggunaan multimedia untuk penerapan secara langsung.

  • NTSC System
  • NTSC (National Television System Committee) merupakan sistem milik Amerika Serikat dengan lebar layar 525 baris,  digunakan di negara Kanada, Greenland, Mexico, Kuba, Jepang, Philipina, Puerto Rico dan beberapa negara di Amerika Selatan.
  • Resolution :     NTSC              640 X 480
      • NTSC DV       720 X 480
      • NTSC WideScreen  720 X 480
      • NTSC D1        720 X 486
      • NTSC Square Pix   720 X 540
  • Frame Rate      : 30 fps

  • PAL dan SECAM System
  • Banyak negara yang menggunakan kedua sistem ini yakni PAL (Phase Alternating Line) atau SECAM (Sequential Color and Memory). Kedua sistem ini memiliki lebar layar 625 baris
  • Resolution       : PAL D1/DV                                     : 720 X 576
      • PAL D1/DV Square Pix         : 768 X 576
      • PAL D1/DV   WideScreen     : 720 X 576
  • Frame Rate      : 25 fps


  • HDTV
  • HDTV (High Definition Television) adalah standar internasional baru untuk dunia televisi. HDTV dapat digunakan dalam 1.125 baris.
  • Resolution  1280 X 720
  • Frame Rate 29.9 Fps

  • Software Multimedia
  • Viewing: Untuk melihat hasil pemgolahan multimedia (Winamp, power DVD)
  • Capturing : Untuk mendapatkan hasil rekaman yang didapat melalui device multimedia. (software scanner, capture, camdig)
  • Editing              : Untuk mengolah bahan multimedia menjadi senuah sajian (adobe)
  • Authoring : Software Multimedia untuk keperluan interaktif (director, flash).

Rabu, 04 Maret 2015

Pengertian multimedia




Multi-banyak, Media-sarana berkomunikasi untuk melewatkan informasi.
Suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak dan alat – alat lain seperti televisi, monitor video dan sistem piringan optik atau sistem stereo yang dimaksudkan untuk menghasilkan penyajian audio visual yang utuh.


Beberapa pakar mengartikan multimedia sebagai berikut :
Multimedia secara umum merupakan kombinasi 3 element yaitu suara,gambar dan teks (Mc Cormick,1996)
Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit 2 media input atau output dari data,media ini dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik, dan gambar (Turban dkk, 2002)
Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan prestasi yang dinamis dan intraktif yang mengkombinasikan teks grafik, animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001)
Multimedia adalah pemanfaatan computer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berintraksi, berkreasi dan berkomunikasi (Hofstetter, 2001)


“ Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi “

Sejarah Multimedia

  • Istilah multimedia berawal dari teater, bukan computer. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia.
  • Sistem multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan diperkenalkannya Hypercard oleh Apple pada tahun 1987 dan pengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak audio visual connection(AVC) dan video adhapter card ps/2
  • Pada tahun 1994 diperkerkirakan ada lebih dari 700 produk dan sistem multimedia dipasaran.
  • Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang jauh lebih kaya dari pada media table dan grafik konvensional. pemakai dapat melihat gambar tiga dimensi, foto, video bergerak atau animasi dan mendengar suara stereo, perekaman suara atau alat musik.
  • Beberapa sistem multimedia bersifat interaktif, memungkinkan pemakai memilih output dengan mouse atau kemampuan layar sentuh untuk mendapatkan dan menjalankan aplikasi itu.

Tips Merawat Lensa Kamera

Lensa adalah salah satu komponen paling penting pada kamera apapun. Ia berdiri di garis depan pada proses fotografi, fokus dan rendering cahaya ditangkap untuk film atau sensor. Kondisinya, menitikberatkan kualitas akhir dari setiap foto. Lensa kamerasangat rapuh, dan secara langsung terkena ke dunia luar setiap kali digunakan. Perawatan yang tepat harus diambil untuk menjaga lensa tetap bersih dan dalam kondisi kerja yang baik. Berikut adalah beberapa tips merawat dan memelihara lensa kamera anda.
Satu elemen penting dari merawat lensa adalah membersihkannya secara teratur. Kotoran, debu, dan minyak pasti akan menumpuk pada lensa anda, dan penting untuk menghilangkan zat-zat ini untuk menjaga integritas dari kualitas gambar kamera anda.
Debu dan polusi cahaya lain seperti serbuk dapat dengan cepat dan mudah dihilangkan dari lensa dengan kain microfiber. Ini sangat penting, hanya gunakan kain khusus untuk membersihkan lensa kamera, karena setiap bahan tidak dapat digunakan untuk membersihkan lensa, bahan tertentu dapat merusak permukaan lensa Anda. Cukup mengusap permukaan lensa dari pusat keluar.
Untuk kotoran yang lebih tangguh atau lumpur, yang terbaik adalah menggunakan bahan pembersih khusus lensa. Jangan gunakan pembersih yang dirancang untuk kaca biasa, karena dapat merusak permukaan lensa. Pembersih apapun akan menerapkan lapisan pelindung. Filter juga bisa digunakan untuk menjaga permukaan lensa agar tetap bersih, memperpanjang masa pakai dari kedua lapisan dan lensa itu sendiri.
Goresan, sayangnya, tidak mungkin untuk diperbaiki tanpa pelatihan dan peralatan khusus. Sebagai pemilik kamera, hal terbaik pertama yang dapat anda lakukan adalah untuk mencegah goresan pada lensa kamera anda. Setiap kali tidak digunakan, pastikan bahwa penutupnya ditempelkan, dan disimpan dengan aman. Untuk melindungi lensa dari goresan ketika sedang digunakan, anda dapat menggunakan filter. Pastikan bahwa filter yang digunakan memiliki kualitas baik.
Air dapat menimbulkan kerusakan pada komponen listrik internal yang ada di dalam lensa. Air juga dapat meresap ke dalam melalui lensa internal yang lebih kecil, di mana akan mengering dan meninggalkan noda yang akan berdampak pada kinerja lensa. Pastikan untuk menjaga lensa anda dalam kotak jika tidak digunakan, bahkan suhu yang relatif dingin atau lembab dapat menyebabkan pengembunan menumpuk di dalam lensa. Juga penting untuk diingat agar menggunakan tudung hujan atau rain hood jika Anda berencana untuk memotret saat hujan. Jika lensa Anda terkena air, Anda harus membungkusnya dengan kain berdaya serap tinggi dan menyimpannya dengan posisi mount atau ujung yang menempel pada kamera menghadap ke bawah. Bawalah lensa ke tempat service kamera profesional sesegera mungkin untuk dibersihkan.

Pencahayaan dalam fotografi

  • Pencahayaan Alami
Ini sering digunakan ketika di luar rumah atau dekat jendela besar. Tidak ada cahaya yang lebih bagus atau memungkinkan untuk gambar yang lebih baik dari pencahayaan alami. Waktu terbaik untuk mengambil keuntungan dari pencahayaan alami adalah pada siang hari, kecuali pada tengah hari ketika matahari sangat terik. Pastikan Anda tidak berada dalam area bayangan, dimana bayangan akan mempengaruhi kualitas gambar.

  • Lampu LED
Banyak lampu dirancang sebagai lampu kerja. Namun, ketika pemotretan dalam ruangan, lampu ini terbukti dapat bermanfaat. Beberapa lampu tidak menggunakan listrik tetapi daya baterai. Yang lainnya dapat di charge. Manfaatnya adalah lampu ini sangat terang dan dengan latar belakang putih, sangat memungkinkan untuk pencahayaan yang sempurna. Cahaya lampu bisa bersinar ke samping untuk menciptakan sedikit sinar ambient jika itu adalah efek yang diinginkan.

  • Flash
Kadang-kadang ada saat di mana mencari pencahayaan yang tepat tidak terbukti efektif. Dalam hal ini, sebuah flash kamera adalah sumber pencahayaan terbaik. Namun, dapat sedikit menyulitkan memotret dengan flash. Bahkan, fotografer profesional pun sering berjuang dengan pengaturan lampu flash. Jika Anda harus memilih untuk mengandalkan lampu flash, pastikan Anda menjadi terbiasa dengan flash dan pengaturannya sebelum pemotretan.
Memilih jenis pencahayaan tergantung di mana Anda berencana untuk mengambil gambar. Pemotretan dalam ruangan cenderung menggunakan kombinasi dari lampu LED, lampu spot dan flash kamera adalah merupakan sumber umum yang digunakan untuk pemotretan model atau produk yang terjadi di dalam ruangan.
Lampu kerja yang khas seperti lampu kerja portabel dapat menjadi suatu pilihan dengan harga lumayan murah. Mencoba semua jenis pencahayaan berbeda yang tersedia untuk kebutuhan khusus Anda. Hanya dengan sedikit latihan dan pengalaman, Anda dapat mengukur suatu jenis pencahayaan pada fotografi yang dibutuhkan dalam berbagai situasi.

Tips Foto Air Terjun

  1. Lighting atau pencahayaan: Pencahayaan terbaik adalah pada saat mendung, dan itu berlaku pada beberapa bidang fotografi outdoor yang lain, terutama pada saat hujan atau setelah hujan. Awan mendung sangat diperlukan sebagai difuser cahaya matahari agar kita mendapatkan shutter speed yang relatif lambat.
  2. Shutter Speed: Sobat membutuhkan jepretan dengan shutter speed sekitar 1 atau 1.6 detik agar mendapatkan foto air terjun yang blur dan halus seperti kapas. Untuk mendapatkan kecepatan shutter tersebut Sobat butuh untuk menggunakan aperture sekitaran f/16 atau bahkan lebih kecil. Sobat akan mendapatkan Depth of Field yang lebar, dimana semua frame akan terfokus. Jika cahaya pada saat pemotretan terlampau terang sehingga sulit untuk mendapatkan shutter 1 atau 1.6 detik, maca tidak ada salahnya mencoba menggunakan filter Neutral Density (ND).
  3. Filter ND: Filter neutral bisa dikatakan merupakan perangkat fotografi wajib ketika memotret air terjun. Penempatan filter ND di permukaan lensa akan mengurangi intensitas atau jumlah cahaya, yang berarti juga mengurangi shutter speed agar mengakomodasi pengurangan cahaya, tentu tanpa merubah warna subyek.
  4. Tripod dan Remote Shutter Release: Penggunaan tripod yang kokoh rasanya wajib digunakan ketika memotret menggunakan kecepatan shutter di kisaran 1 atau 1.6 detik. Remote shutter release juga bisa digunakan sebagai perangkat tambahan pada kecepatan tersebut. Penggunaan shutter remote release mampu mengeliminasi setiap getaran pada kamera ketika jari kalian menekan tombol shutter. Remote release tersedia bagi banyak merk atau model kamera, dan pastinya memiliki dampak yang besar bagi terciptanya gambar yang tajam. 
  5. Self-Timer Kamera: Penggunaan fitur self-timer pada kamera kalian akan memberikan dampak yang sama dengan penggunaan shutter remote release. Ketika fitur ini diaktifkan maka kamera tidak akan mengekspose file atau sensor gambar sampai waktu yang kita tentukan, biasanya beberapa detik. Coba atur self-timer ke 5 detik, rentang waktu tersebut cukup untuk menghentikan getaran pada kamera.

Tips Foto Panning Menggunakan DSLR

Salah satu teknik yang menarik dalam fotografi adalah “Panning”. Banyak fotografer pemula mungkin bertanya-tanya apa itu panning? Panning sangat sederhana, hanya mengatur kecepatan rana, aperture, memegang kamera anda dan ikuti subjek bergerak. Tebak apa yang akan anda dapatkan? Sebuah subjek yang tajam dengan latar belakang blur. Tentu saja, anda mungkin berpikir dan mengatakan ini sangat mudah, tapi bagi pemula teknik ini lumayan sulit.
Berikut adalah beberapa tips tentang cara menguasai teknik panning dan menemukan kesenangan dari menggunakannya.
  • Shutter speed lebih lambat
Mengatur shutter speed lebih lambat dari kecepatan normal, tapi ingat, bukan yang paling lambat karena anda akan berakhir dengan kamera yang bergoyang. Misalnya, untuk mengambil gambar mobil yang bergerak, anda dapat mencoba kecepatan 1/60 dan kedua bermain-mainlah sampai mendapatkan gambar terbaik. Mulailah dengan 1/30 detik untuk subjek bergerak seperti orang yang sedang berjalan atau bersepeda. Lebih cepat shutter speed, background nya akan lebih jelas, gerakan akan sangat berkurang.
  • Autofokus
Aktifkan fungsi auto fokus kamera, tekan setengah tombol shutter untuk mengunci, bidik dan ikuti subjek bergerak. Biarkan panning berlanjut setelah tombol shutter sepenuhnya ditekan, sehingga motion blur yang halus dapat dicapai dari awal sampai akhir gambar.
  • Pilih lokasi yang tepat
Pilih lokasi yang tepat untuk teknik panning ini. karena ini memainkan peran penting dalam mendapatkan gambar terbaik. Tempat tersebut harus aman dan tanpa hambatan untuk panning. Anda juga dapat menggunakan lensa tele 85mm untuk menjaga jarak tertentu saat pemotretan. Hindari background yang berantakan atau terlalu terang dalam warna, karena ini akan membuat subjek anda kurang menarik.
  • Sejajar dengan subjek
Posisi kamera harus sejajar dengan subjek yang akan anda potret. Hal ini membantu dalam hal fokus untuk memperoleh subjek yang jelas dalam gambar.
  • Berikan ruang yang cukup untuk subjek
Faktor penting lain yang harus anda pertimbangkan adalah memberikan lebih banyak ruang untuk subjek. Tidak cukup ruang untuk subjek akan memberikan kendala tertentu.
Cobalah untuk menggunakan monopod atau tripod selama sesi pemotretan untuk menghindari subjek buram atau kurang fokus pada hasil gambar.
  • Latihan membuat sempurna

Sekarang, ambillah kamera, pergi ke jalan dan mulai berlatih panning. Setelah mencoba beberapa kali, anda harus dapat menguasai teknik ini dan mendapatkan gambar yang fantastis. Kadang, blur sedikit bisa menambah perasaan gerak pada subjek

Foto Pola Asap

Teknik :
  • Persiapan Tempat
Sebuah ruangan yang cukup besar yang bebas dari hembusan angin adalah tempat yang sempurna untuk  fotografi asap ini. Arus udara yang sedikit membantu menghindari asap terganggu, sementara ruang yang besar akan lebih nyaman karena asap tidak akan terlalu pekat.
  • Persiapan Kamera
Pasang kamera pada tripod, kira-kira pada ketinggian yang tepat, di posisi yang benar dalam kaitannya dengan background. Ketinggian akan berubah sedikit demi sedikit karena dupa yang terbakar akan semakin memendek.

Untuk memotret asap, anda perlu menggunakan background hitam dan pastikan tidak ada cahaya flashgun yang tumpah ke atasnya atau ke depan lensa. Untuk melakukan ini, tempatkan flashgun di samping kanan atau kiri anda.

Anda harus menyesuaikan flashgun dengan kamera. Bagaimana melakukannya tergantung pada kamera serta  flashgun apa yang anda miliki. Pilihan lain adalah dengan menggunakan ruang yang benar-benar gelap, gunakan shutter speed yang panjang dan secara manual menyalakan flash saat shutter terbuka.

Membuat Asap
Setelah siap menyalakan dupa. Anda akan memiliki banyak waktu, jangan terburu-buru, tapi periksalah bahwa cahaya jatuh dengan tepat di atas ujung dupa dan kekuatan cahaya lampu kilat yang tepat.


Pengaturan Kamera
Aturlah kamera anda ke fokus manual, pilih ISO rendah (100 atau 200) dan mulailah dengan aperture pertengahan (f / 8) pastikan lensa diatur ke nilai yang sama dengan flashgun jika menggunakan mode auto aperture . Bahkan flashgun bertenaga rendah akan memberikan f / 8 atau lebih, karena flash ke jarak subjek cukup dekat. Shutter speed antara 1/125 atau 1/200.


Memotret Pola Asap
Tidak ada cara yang benar atau salah dalam memotret asap. Anda hanya perlu mencari pola yang menarik dan teruslah mengambil gambar sampai menemukan gambar yang benar-benar bagus.

Pastikan bagian terang dari asap berwarna putih, tetapi jangan terlalu sehingga overexposure. Jangan juga underexposure karena asap tidak akan terlihat. Anda bisa meniup dengan lembut atau menahan asap untuk mengubah menjadi menjadi sesuatu yang lebih menarik, bisa juga menggunakan benda seperti sendok dapat membantu mengarahkan asap dan mengubah bentuknya.
Anda akan menemukan asap terus berubah dan kadang-kadang anda akan mendapatkan garis lurus, lalu mendapatkan pola yang bagus. bersiaplah untuk mengambil gambar, jangan sampai anda melewatkan pola yang bagus. Selamat ber-experimen.

Tips Foto Landscape Untuk Pemula

1. Carilah waktu yang tepat dan meluangkan waktu Anda
Ini merupakan suatu seni fotografi yang harus sabar, mengetahui waktu yang tepat untuk lokasi tertentu maka akan mendapatkan hasil foto yang luar biasa. Waktu dan usaha akan selalu menghasilkan pemotretan yang lebih menonjol dari orang lain. Pengetahuan tentang lokasi akan menambah kemungkinan gambar hebat yang diciptakan. Waktu terbaik untuk pengambilan gambar landscape adalah pagi dan sore hari ketika cahaya berwarna keemasan, matahari berada rendah di langit dan bayang-bayang yang panjang.
 2. Komposisi
Komposisi merupakan hal dasar dalam dunia fotografi. Membagi gambar menjadi tiga pertiga horisontal. Latar belakang, latar depan dan tengah. Selalu menempatkan horizon di sepanjang salah satu dari garis-garis yang terbagi ini. Gunakan jalan berliku atau pagar untuk memimpin mata ke titik fokus. Gunakan warna untuk membagi gambar di sekitar baris ketiga.

3. Gunakan kedua format
Sebagian besar fotografi landscape menggunakan format horizontal atau lebih dikenal dengan format landscape. Tapi, menggunakan format vertikal atau portrait juga dapat menghasilkan beberapa gambar yang menakjubkan. Format landscape mungkin tidak selalu menjadi format terbaik untuk pengambilan gambar.

4. Memotret di segala kondisi cuaca
Kebanyakan dari kita berpikir bahwa fotografi landscape terbaik hanya dapat dilakukan pada hari yang cerah. Salah! Kadang-kadang, gambar paling dramatis diambil dalam kondisi cuaca yang dramatis. Langit yang gelap menghasilkan gambar hebat dengan kontras tinggi. Badai dengan kecepatan angin tinggi dan kondisi hujan yang deras akan mengejutkan Anda dengan gambar yang dihasilkan. Jangan tertipu oleh kondisi, dan ingatlah, untuk selalu melindungi peralatan Anda.

5. Memahami Depth of Field
Gambar landscape yang baik biasanya dengan  fokus yang tajam dari latar depan sampai ke latar belakang. Tapi, cobalah untuk bereksperimen dengan depth of field atau ketajaman bidang. Depth of field adalah daerah fokus di depan subjek dan belakangnya. Berapa banyak yang ada di fokus disebut dengan istilah depth of field. Sebuah depth of field berarti ada fokus yang tajam dari bagian depan sampai ke latar belakang.

6. Gunakan sudut lebar dan lensa tele
Lensa landscape klasik adalah sebuah lensa wide angle atau sudut lebar, memungkinkan pemandangan lebih luas agar berada dalam gambar. Tidak ada yang mengalahkan lensa wide angle untuk membuat gambar pemandangan yang benar-benar dramatis. Tapi, kadang-kadang Anda ingin memotong gambar pemandangan tersebut, dan lensa tele dapat membantu memotong bagian dari pemandangan tersebut sehingga dapat menghasilkan gambar yang luar biasa.
Fotografi landscape adalah sebuah bentuk seni yang telah dipraktekkan selama beberapa generasi dan membutuhkan waktu agar bisa sempurna. Luangkan waktu Anda untuk membuat bentuk fotografi Anda sendiri. Hasilnya bisa luar biasa dan rasa kepuasan tersendiri.

Tips dan Trik Menciptakan Foto Bokeh

Bokeh adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seberapa baik blur diluar fokus yang biasanya adalah berupa background. Bokeh yang baik akan menunjukkan highlight diluar fokus dan bagaimana lensa yang anda gunakan dirancang, dan bukaan atau aperture adalah hal yang memainkan peran penting dalam menciptakan bokeh yang bagus.
Bukaan yang berbeda serta seberapa jauh anda dari subjek juga mempengaruhi seberapa baik bokeh akan terlihat dalam gambar yang anda ambil.


Lensa
Bentuk bukaan lensa anda akan berubah tergantung berapa banyak bilah yang digunakan dan apa bentuk mereka. Bilah ini adalah apa yang membuka dan menutup untuk membiarkan sedikit / banyaknya cahaya yang masuk ke sensor. Semakin banyak bilah, semakin bulat bukaan, ini berarti bentuk diluar fokus pada background foto anda (bokeh) akan lebih melingkar.

Umumnya, lensa yang lebih mahal memiliki bilah lebih banyak dan sebagai hasilnya, lensa ini umumnya membuat bokeh yang lebih bagus. Lensa panjang  juga cenderung menghasilkan hasil yang lebih baik, namun beberapa lensa akan menghasilkan bokeh yang lebih baik dalam situasi tertentu daripada yang lain.

Depth of Field
Anda mungkin berpikir bahwa menggunakan aperture maksimum akan memberikan hasil terbaik, tapi terkadang ada baiknya menggunakan bukaan sedikit lebih kecil sehingga anda masih bisa melihat beberapa bentuk pada background foto anda. Pastikan juga anda fokus pada subjek di depan frame, jadi background keluar fokus dengan lebih baik.

Menempatkan sedikit jarak antara subjek dan background juga akan membantu meningkatkan efek. Jika anda tidak memiliki subjek dan ingin memotret lebih abstrak, anda harus menggunakan fokus secara manual.

Memotret Saat Malam
Saat malam, kilauan datang dari lampu berwarna-warni membuat background yang sempurna untuk teknik ini. Ingatlah, untuk menggunakan lensa panjang dengan bukaan lebar, fokus pada subjek anda dan segala sesuatu di background bidikan anda harus bersinar.

Perhatikan shutter speed ketika memotret saat cahaya rendah. jika anda turun terlalu rendah hal ini dapat menyebabkan cahaya pada background menjadi blur bukannya bersinar sehingga anda mungkin perlu untuk menaikan ISO.'

Tips lain
Cobalah memotret secara close-up dengan background dedaunan, dimana bintik-bintik cahaya dapat diubah menjadi highlight diluar fokus. Sinar matahari yang terpantul pada air dan kaca juga dapat diubah menjadi lingkaran cahaya yang blur juga.

Jadi kesimpulannya untuk mendapatkan hasil bokeh yang bagus adalah
  • Gunakan jarak fokus yang lebih panjang.
  • Beralih ke bukaan yang lebih lebar.
  • Fokus pada subjek.
  • Berilah sedikit jarak antara subjek dengan background.