
Lembaga kemahasiswaan pada sebuah perguruan tinggi memegang peran yang sangat penting dalam rangka mengembangkan kemampuan mahasiswa terutama dalam hal berorganisasi. Ikut terlibat dalam organisasi ataupun lembaga mahasiswa bisa menjadi ajang melatih diri dalam bersosialisasi dengan orang lain, dari berorganisasi diajarkan bagaimana caranya bekerja sama dengan baik, bagaimana mengatur sebuah kelompok dengan baik, dan bagaimana menempatkan diri pada sebuah kelompok tersebut.
Sebagai sebuah lembaga di Universitas Islam Indonesia (UII), hari ini (4/4) Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (LEM FTI) menyelenggarakan acara Seminar dan Diskusi Kelembagaan dengan tujuan untuk mengembalikan esensi kelembagaan seperti yang semestinya. Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari lembaga seluruh fakultas di UII ini mengambil tempat di Auditorium Lantai 2 Gedung Moh Hatta Perpustakaan Pusat UII.
Semangat untuk mengembalikan esensi kelembagaan menjadi seperti yang semestinya menjadi tema besar penyelenggaran seminar kali ini, Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc selaku pemateri menyinggung hal tersebut dengan tambahan penjelasan terkait dengan sejarah awal kelembagaan di Indonesia sampai dengan saat ini. “Sejarah kelembagaan atau organisasi di Indonesia secara resmi diawali berdirinya Budi Utomo pada tahun 1908”, ungkapnya.
Lebih jauh pihaknya juga menjelaskan terkait dengan peran utama organisasi mahasiswa secara umum, yaitu sebagai agent of change, social control, dan iron stock.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar