Senin, 26 Januari 2015

FK UII Siap Lahirkan Prodi Baru, Dokter Layanan Primer

Derajat kesehatan masyarakat Indonesia saat ini masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lain, termasuk negara-neraga di ASEAN. Salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah masih lemahnya sistem dan pelayanan kesehatan di tingkat primer maupun sekunder.
Dalam upaya mengatasi masalah tersebut, pemerintah kemudian menetapkan kebijakan terkait dengan profesi Dokter Layanan Primer (DLP), dalam dunia kedokteran setara dengan Dokter Spesialis. Proses penyelenggaraan DLP ini terbilang sangat ketat, karena tidak semua dokter bisa menjadi DLP, begitu juga dengan penyelenggara pendidikan, dimana tidak semua institusi bisa melakukannya. Salah satu yang telah mendapatkan ijin dari pemerintah untuk menyelenggarakan program DLP ini adalah Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII).
Berkaitan dengan hal tersebut, FK UII hari ini (24/1) menyelenggarakan Seminar Nasional bertemakan “Dokter Layanan Primer sebagai Solusi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Indonesia” bertempat di Gedung Auditorium Kahar Muzakkir. Diikuti oleh sekitar 850an peserta dari puskesmas dan klinik pratama di DIY dan Jawa Tengah, Ikatan Dokter Indonesia wilayah DIY dan Jawa Tengah. Dokter keluarga, dan lailn-lain.
Tampak hadir pada Seminar tersebut Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., Dekan Fakultas Kedokteran dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, dan beberapa pembicara dari Kementrian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, DLP Indonesia dan Dosen FK UII.
Seperti disampaikan oleh Linda Rosita dalam sambutannya bahwa penyelenggaraan seminar ini selain bertujuan untuk menyambut adanya prodi baru DLP di FK UII, juga dilaksanakan dalam rangka Milad FK UII yang ke 13. “FK UII sampai saat ini sudah 13 tahun mengabdi kepada masyarakat, hal itu akan terus kami kembangkan kedepan agar selalu sejalan dengan visi-misi UII yaitu menjadi rahmat bagi alam semesta”, ungkapnya.
Ada yang menarik dari pemaparan materi yang disampaikan oleh drg. Kartini Rustandi, M.Kes dari Ditjen BUK Kemkes RI pada saat jumpa pers dengan wartawan tadi, bahwa paradigma kedokteran saat ini sudah harus mulai berubah. “Dahulu dokter yang bagus adalah yang banyak pasiennya, namun sekarang dokter yang pasiennya sedikit itulah yang bagus, artinya masyarakat sebagian besar dalam keadaan sehat, dan itu yang akan kami bangun melalui DLP”, paparnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar