Senin, 26 Januari 2015

Mahasiswa Deakin University Australia Ikuti Program Pengenalan Budaya Indonesia

Selama kurang lebih dua minggu kedepan, sekitar 12 mahasiswa dari Deakin University Australia akan mengikuti “Language, Cultural and Internship Program” di Indonesia. Program tersebut merupakan kegiatan rutin yang terbentuk atas kerjasama antara Internasional Program Universitas Islam Indonesia (IP UII) dengan Deakin University.
Beberapa mahasiswa tersebut tampak antusias mengikuti penjelasan dari tim IP UII terkait dengan dasar-dasar pengenalan budaya di Indonesia pada umumnya dan Yogyakarta khususnya. Terlebih lagi ketika diajarkan cara menawar barang yang biasanya dijual di pinggir jalan, yaitu ketika penjual sudah menetapkan harga dan tidak ada kesepakatan kemudian pembelinya pergi, maka biasanya dipanggil lagi untuk kemudian dilakukan penurunan harga dan disepakati harganya sekian, sepertinya hal semacam ini tidak pernah mereka temukan di Australia.
Demikian itu suasanya yang tergambar dalam acara penyambutan mahasiswa berupa ‘Welcome Event’ yang dihadiri oleh Wakil Rektor I Dr.-Ing. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI., dan Direktur Internasional Program UII Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch., Ph.D. Acara penyambutan tersebut digelar pada hari ini (26/1) bertempat di Ruang Sidang GKU Prof. Dr. Sardjito Lt.2 Kampus Terpadu UII.
Dalam sambutannya, Ilya Fadjar menyampaikan terkait dengan sejarah berdirinya UII dari awal pertama kali bernama Sekolah Tinggi Islam (STI) hingga saat ini, hal itu dilakukan untuk memperkenalkan UII lebih dekat kepada para mahasiswa Ausralia tersebut. Kemudian pihaknya menambahkan bahwa harapannya selama dua minggu kedepan mahasiswa dapat mengambil banyak pelajaran dari adanya program ini, baik terkait dengan budaya, bahasa, maupun keragaman di Indonesia.
Ditambahkan oleh Wiryono bahwa pemilihan kota Yogyakarta sebagai tujuan dari program ini merupakan pilihan yang tepat, dimana kota ini mwnjadi salah satu kota yang layak ditinggali di Indonesia, seperti halnya Melbourne di Australia. “Semoga mahasiswa semua dapat menikmati program ini selama dua minggu kedepan”, paparnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar